Latest News
Sunday, 29 April 2018

Kemeriahan Wisuda Universitas Bengkulu Ke-84



Kebahagiaan salah satu mahasiswa Cumlaude bersama teman-teman

Unib Kita||  Wisuda Mahasiswa Sarjana I, Sarjana II, dan Diploma III yang telah dilaksanakan pada Rabu, 25 April 2018 lalu diadakan sangat dengan penuh kemeriahan. Bukan hanya kegembiraan bagi para mahasiswa dan para orang tua di dalam GSG, tetapi hal ini juga dibuktikan dengan kemeriahan yang terjadi di luar GSG. Dapat kita  jumpai berbagai pedagang mulai dari penjual booket bunga hingga penyedia jasa foto bagi wisudawan beserta keluarga yang sudah tak asing dijumpai dalam kegiatan wisuda  . Bukan hanya itu, kemeriahan juga tampak dari arak-arakan yang dilakukan oleh mahasiswa fakultas teknik khususnya teknik sipil.

Foto Bersama Mahasiswa Fakultas Teknik setelah arak-arakan

Wisuda Mahasiswa Sarjana I, Sarjana II, dan Diploma III akan diadakan sekurang kurangnya 2 kali, pada bulan April dan Agustus yang dilaksanakan selama 1 hari pada wisuda bulan April dan 2 hari pada bulan Agustus. Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Ridwan Nurazi, SE, M.Sc, CA dalam wisuda ke-84 ini turut berbahagia karena sebanyak 755 mahasiswa berhasil lulus pada tahun ini. Ia dalam pidatonya yang bertema “ Disruption Era dalam Membangun Generasi Milenial yang Visioner”  menyampaikan pesan pesan kepada mahasiswa agar mempersiapkan diri selalu dan kuat menghadapi dunia kerja yang keras dan penuh rintangan.

Source : Unib.ac.id

Lulusan dengan Predikat Pujian atau Cumlaude pada wisuda periode ke-84 UNIB sebanyak 10 orang untuk Program Pascasarjana (S2) dan “Dengan Pujian” terbaik diraih oleh Yogi Irawan, Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Konsentrasi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,86. Dia adalah putra Bapak Ka’in, S.Pd dan Ibu Rusiah. Kemudian untuk Program Sarjana (S1), lulusan Cumlaude sebanyak 45 orang dan lulus “Dengan Pujian” terbaik diraih oleh Khalid Al Walid, Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum, dengan IPK 3,97. Dia adalah putra Bapak Adi Bastian, SH, MH dan Ibu Marina Andriani.

Source : Unib.ac.id
 Sedangkan Lulusan termuda pada wisuda periode ini adalah Yeyen Sari (lahir di Muara Kelingi, 12 September 1997, saat ini berusia 20 tahun 7 bulan 12 hari), prodi Pendidikan Jasmani, FKIP, putra Bapak Nasir dan ibu Ratemawati, dengan IPK 3,67. Selain meluluskan 755 wisudawan, pada acara ini Rektor UNIB Dr. Ridwan Nurazi, SE, M.Sc, CA juga menerima secara simbolis Staff Pengajar (Dosen) UNIB yang telah menyelesaikan studi lanjut Program Doktor (S3). Mereka adalah Dr. Mas Agus Firmansyah, S.Sos., M.Si., Spesialisasi Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran, Bandung. Kemudian, Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si, Spesialisasi Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan, IPB, Bogor. Dr. M. Zulkarnain Yuliarso, SP., M.Si, Spesialisasi Penyuluhan Pembangunan, UGM, Yogyakarta. Dan Lindung Zalbuin Mase, ST., M.Eng., Ph.D, Spesialisasi Teknik Sipil (Geoteknik), Chulalongkorn dan Kyoto. 

“Wisuda adalah hari kebahagiaan, kebahagiaan selesai kuliah, kebahagiaan bersama keluarga, dan kebahagiaan bersama teman teman seperjuangan.” Komentar salah satu wisudaan saat ditemui oleh tim Unib Kita. Fakta pun berkata demikian, mahasiswi pun sanggup berdandan berjam jam demi tampil cantik dan mempesona di hari toga tersebut. Tak kalah meriahnya, para mahasiswa pun sanggup menyewa kendaraan pribadi agar seluruh keluarga di kampung halaman bisa kumpul menyaksikan moment penyerahan gelar sarjana yang telah didambakan sejak dahulu.

Foto Bersama Mahasiswa dengan Keluarga di Photoboth Berbayar

“Yang paling penting, wisuda adalah akhir dari ujian terberat. Ya apalagi kalau bukan skripsi.” Lanjutnya. Sulitnya dalam menyusun skripsi sudah menjadi rahasia umum, bahkan tak jarang mahasiswa perlu waktu selama 2 tahun untuk menuntaskan tugas yang telah menjadi momok besar bagi seorang mahasiswa. Gelar, mudah dilupakan sulit didapatkan.

Stan Booket Bunga Oleh Mahasiswa

Tak ingin tertinggal, para pedagang pun turut ikut andil dalam moment kebahagian seluruh umat mahasiswa itu. Mulai dari membawa dagangannya melalui kendaraan roda dua atau roda tiga hingga membuka lapak. GSG bak dikepung pasar kaget. Mungkin itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan keadaan tersebut. Ormawa dan mahasiswa pun tak ingin ketinggalan moment sehingga banyak dari mereka yang turut membuka stan atau sekedar mengedarkan jualan mereka. Uniknya, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Bengkulu mendirikan tenda khusus bagi para mahasiswa ekonomi yang ingin berjualan, entah sekedar mencari keuntungan atau melaksanakan tugas yang diberikan oleh dosen. “Mahasiswa jika ingin berjualan kami fasilitasi, tetapi mereka harus lapor maksimal 3 hari sebelum acara. Bagi yang tidak melapor maka tidak kami data, karena memang kami sediakan sesuai yang melapor.” Jelas pengurus Enterprenuers Day Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu saat ditemui.




Lapak bakso, es krim, buah-buahan, booket bunga, dan pakaian tersebar dimana-mana. Jasa bermain anak pun turut mencari rezeki dalam kemeriahan wisuda UNIB tahun ini. Tetapi yang perlu disayangkan, kurangnya keamanan menjadikan para pedagang bebas membuang sampah dimana saja. Tersisa sampah tebu, plastik, dan botol yang berserak dimana mana selepas mahasiswa yang pulang untuk menlanjutkan perayaan di rumah makan bersama keluarga atau berfoto bersama diikuti para pedagang menutup lapak dan meninggalkan tempat. “Mungkin sampah dan keramaian sudah menjadi satu paket yang tidak dapat terlepas satu sama lain. Harapannya bagi mahasiswa dan pedagang lebih dapat menjaga kebersihan, sediakan plastic besar dan buang sampah d tempat pembuangan. Tak sulit toh bahkan dapat pahala, kebersihan adalah sebagian dari iman.” [Jussy]


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kemeriahan Wisuda Universitas Bengkulu Ke-84 Rating: 5 Reviewed By: Ade Ayu Jussy