Latest News
Wednesday, 11 April 2018

Basmi Golput : Fakultas Paling Antusias Dalam PEMIRA 2018


Ketika Pemira UNIB sedang berlangsung

UnibKita.com || Pesta Demokrasi Masyarakat UNIB telah berlangsung pada Selasa 10 April 2018 lalu, sebanyak 14 TPS yang tersebar di seluruh Fakultas selingkup  UNIB yang siap menampung suara Mahasiswa dalam PEMIRA Presma dan Wapresma kemarin. Namun, Pemira yang terjadi di Universitas Bengkulu ini seakan sudah menjadi momok yang ditakuti dan dihindari oleh sebagian kalangan mahasiswa. Terlihat pada statistik yang telah diperolah oleh pihak KPU total sekitar 4074 suara sah yang telah di akumulasikan. Dari ribuan mahasiswa yang terdiri dari berbagai Program Studi, Jurusan bahkan sederet Fakultas mengapa hanya sedikit yang menggunakan hak suaranya? Ada apa dengan mahasiswa jaman sekarang? Apakah nilai keperdulian tersebut sudah mulai luntur dari benaknya? Ataukah ada semacam pemahaman apatis yang telah mereka tanamkan dalam diri mereka? Lantas bagaimana dengan cita-cita World Class University 2025 yang telah di impi-impikan oleh para Mahasiswa dan juga Universitas?
Berbicara mengenai Golput, Golput sendiri sebenarnya ialah kependekan dari Golongan Putih. Golput adalah istilah politik di Indonesia yang berawal dari gerakan protes dari para mahasiswa dan pemuda untuk memprotes pelaksanaan Pemilu 1971 yang merupakan Pemilu pertama di era Orde Baru. Berakar dari pengertian tersebut itu artinya Golput sudah ada dari tahun 1971. Tahun demi tahun angka Golput bukannya malah menurun malah semakin meningkat sampai saat ini.

Proses penghitungan suara di TPS 9

Berikut akan diulas mengenai angka golput yang terjadi di masing-masing fakultas yang ada di Universitas Bengkulu, dan disini kita dapat melihat fakultas manakah yang nilai antusiamenya paling tinggi dalam Pemira Unib 2018. Data ini berdasarkan olah KPU pada Pemira lalu.
1.      Fakultas Kedokteran (TPS I)
Fakultas kedokteran ialah fakultas paling elit se-Universitas Bengkulu, dimana banyak para mahasiswa/mahasiswi yang bermimpi untuk bisa menjadi mahasiswa pada Fakultas tersebut.
Berdasarkan hasil statistik penghitungan suara. Jumlah surat suara yang diterima oleh pihak panitia ialah 357, dengan pemilih yang terdaftar berjumlah 357, surat suara sah terdapat 74 dan suara tidak sah berjumlah 0, namun dari 357 mahasiswa kedokteran yang terdaftar sebagai pemilih, hanya 74 mahasiswa saja yang menggunakan hak pilihnya, lantas dimanakah suara mahasiswa yang lainnya?

2.      Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (TPS II, III, XIII, XIV)
Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan ialah fakultas yang paling banyak massanya nomor 2 setelah pertanian, disinilah akan lahir para calon pendidik yang cendikiawan, cerdas dan memiliki intelektual tinggi.
Berdasarkan hasil statistik penghitungan suara. Jumlah surat suara yang diterima oleh pihak panitia ialah 2908, dengan pemilih terdaftar berjumlah 2908, surat suara sah terdapat 1026, dan suara tidak sah berjumlah 18 mahasiswa. Namun dari jumlah mahasiswa 2908 mengapa hampir sebagian memilih golput, apa alasannya?

3.      Fakultas Ekonomi dan Bisnis (TPS X, XI)
Fakultas ekonomi dan bisnis merupakan fakultas yang melahirkan para pengusaha-pengusaha yang handal, disinilah nanti akan tercetak para generasi milyarder.
Berdasarkan hasil statistik penghitungan suara. Jumlah surat suara yang diterima oleh pihak panitia ialah 1837, dengan pemilih terdaftar berjumlah 1837, dan suara sah berjumlah 648, dan suara tidak sah berjumlah 5. Ini bisa dibilang sungguh luar biasa? Dari 1837 yang menggunakan hak suaranya hanya 648 mahasiswa, lantas dimanakah selebihnya?

4.      Fakultas Pertanian (TPS VI, VII)
Fakultas pertanian merupakan fakultas yang akan melahirkan para petani-petani handal, para wirausahawan sukses. Dimana disini mahasiswanya sangat rajin-rajin dan tekun dalam meraih ilmunya. Dan merupakan fakultas yang paling banyak mahasiswanya diantara fakultas-fakultas lain se Universitas Bengkulu. Namun apakah fakta yang terjadi?
Berdasarkan hasil statistik penghitungan suara. Jumlah surat suara yang diterima oleh pihak panitia ialah 3237, dengan pemilih terdaftar berjumlah 3237, dan suara sah berjumlah 450, dan suara tidak sah berjumlah 7. Bisa dilihat bahwa seperempat mahasiswanya saja tidak ada. Lalu apakah suara mahasiswa pertanian sudah dibungkam? Ataukah ada hal lain yang menyebabkan hal sedemikian terjadi?

5.      Fakultas Mipa (TPS V, XII)
Fakultas Mipa merupakan fakultas yang akan melahirkan para ilmuwan muda, yang nantinya akan menjadi manusia yang arif dengan kekayaan ilmu pengetahuannya. Disinilah lahir jiwa-jiwa seorang peneliti yang tangguh dan luar biasa.
Berdasarkan hasil statistik penghitungan suara. Jumlah surat suara yang diterima oleh pihak panitia ialah 1383, dengan pemilih yang terdaftar sejumlah 1383, suara sah berjumlah 534 dan suara tidak sah sejumlah 4. Jika dilihat presetasenya separuhnya saja tidak ada.

6.      Fakultas Hukum (TPS IX)
Sesuai dengan namanya bahwa di fakultas hukum nantinya akan melahirkan para penegak hukum, para penetap hukum yang seadil-adilnya. Para kritikus handal dan penolong bagi sesamanya.
Berdasarkan hasil statistik penghitungan suara. Jumlah surat suara yang diterima oleh pihak panitia ialah 1439, dengan pemilih yang terdaftar sejumlah 1439 dan suara sah sebanyak 172, suara tidak sah sejumlah 5. “wow” itulah kata yang langsung keluar dari benak penulis,.

7.      Fakultas Teknik.(TPS IV)
Fakultas teknik ialah fakultas yang akan melahirkan para teknisi yang handal, para pencipta teknologi yang arif.
Berdasarkan hasil statistik penghitungan suara. Jumlah surat suara yang diterima oleh pihak panitia ialah 1268 dengan pemilih yang terdaftar sejumlah 1268, jumlah suara sah 420 dan suara tidak sah sejumlah 16.

8.      Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (TPS VIII)
Fakultas Ilmi Sosial dan Politik atau yang biasa disingkat Fisip, ialah fakultas yang akan melahirkan para politikus cerdas. Para cendekiawan yang intelektual serta berjiwa sosial tinggi.
Berdasarkan hasil statistik penghitungan suara. Jumlah surat suara yang diterima oleh pihak panitia ialah 2164, dengan pemilih terdaftar sejumlah 2164. Dan suara sah sejumlah 762, suara tidak sah sebanyak 7. Jika dilihat bahkan separuhnya saja tidak ada, lantas dimanakah mahasiswa yang lain?

“Golput itu aneh, saya bingung dengan mahasiswa, seharusnya mereka itu menikmati pesta demokrasi, bukan menjadi golput karena golput itu bukan solusi, ketika teman-teman tidak memilih, tetapi disini malah mengkritisi dan itu bukanlah solusi, mari kita memilih untuk Universitas Bengkulu agar lebih baik lagi kedepannya” tutur Rispandi selaku ketua KPU Universitas Bengkulu 2018.
Golput ialah sikap yang buruk dan apatis, karena dia berada di suatu tempat tapi dia tidak ingin adanya perubahan di tempat tersebut, kita harapkan perubahannya itu baik dari tahun ke tahun, golput bukan solusi juga bukan pilihan, tutur Hendra selaku ketua P2Pemira Universitas Bengkulu.
Dengan melihat data statistic perolah surat suara, dari sekian banyak mahasiswa, banyak yang memilih untuk golput, lantas menurut kamu fakultas manakah yang paling antusias dalam pemira 2018 ini? Silahkan beri tanggapan anda pada kolom komentar. (Astri)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Basmi Golput : Fakultas Paling Antusias Dalam PEMIRA 2018 Rating: 5 Reviewed By: Astri Wijayanti