Latest News
Wednesday, 7 March 2018

Puisi "Secarik Luka di Waktu Fajar" Oleh Irfan Dani

www.hijapedia.com
UnibKita || Minggu, 4 Maret 2018. Kali ini penulis ada sebuah karya dari seorang mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Jurusan Ekonomi angkatan tahun 2015, siapa lagi kalau bukan Irfan Dani, bisa dibilang beliau sangat aktif dalam menulis, oleh karena itu ia memiliki inisiatif untuk mengirimkan karyanya ke Unib Kita. Langsung saja inilah dia karyanya yang sangat menawan CEKIDOT..


Secarik Luka di Waktu Fajar
Karya : Irfan Dani

Jarum jam terus berputar ..
Namun semua luka itu tak kunjung beranjak dari benak...
Terngiang hari hari terbalut rindu dan ratapan sesekali menjemu...
Tersimpan mutiara makna dibalik kisah yang memaksaku mengikuti alur romantika drama.

Aku rindu sepertiga malam itu...
Keteraturan pola dalam bercinta dengan sang pemilik maha cinta..
Tetesan serta deraian air mata ketulusan akan cinta..
Membasahi keheningan jiwa di sepertiga malam...

Aku rindu menyelam dalam kesegaran fajar..
Kesejukan dan ketenangan kembali melanda ketika sang pemilik cinta manunggal mendekap, memeluk batin yang gundah..
Masa-masa itu ... Aku rindu bermunajat akan cinta yang tulus meski ku tak paham konsep demikian...

Tuhan... Izinkan hamba yang tak begitu paham arti cinta.. Mencintaimu tanpa mengharap balasan balasan yang engkau janjikan...
Aku takut... Takut cintaku berubah ...
Izinkan aku bersujud menyembahmu...
Bukan menyembah surgamu atau mengutuk nerakamu...

Wahai sang kasih sayang sejati...
Tanpaku minta pun engkau selalu berkasih..
Rahman dan Rahimmu bertebaran terhadap ciptaanmu...

Jika engkau (nur) cahaya Tunjukkilah aku dengan pancaran cahayamu..
Jika engkau dzat yang agung maka menyatulah dengan diriku..

Jangan engkau sambut cinta vertikal ku..
Jika cinta horizontalku ku abaikan..
Izinkan aku selalu bersamamu...
Dalam setiap langkah menjalani kehidupan yang tak lepas dari kenikmatan spiritual yang engkau anugerahkan...

Wahai sang maha bijaksana...
Jangan kau cintai kami jika kami masih terpecah belah, saling mengklaim akan kebenaran, tak mampu menghargai perbedaan yang kau anugerahkan..

Jangan selimuti kami dengan ketenangan jika kami masih berselisih akibat perbedaan keyakinan yang engkau anugerahkan...
Jadikanlah kami rahmatan lil alamin..
Rahmat bagi semesta alam seperti yang engkau firmankan...

Apakah rahmatan lil alamin seperti yang dipertontonkan di bumi ini??
Saling mengkafirkan...
Saling menyesatkan...
Padahal kita semua masih buta...
Ikhdinashirotholmustaqim....

Selalu mempermasalahkan kepercayaan orang lain...
Selalu fanatik terhadap agama dan golongan lain....
Padahal tetanggamu kelaparan tak mau kau berbagi....
Padahal saudaramu kehausan tak ingin kau beri minum...
Padahal sekelilingmu kesusahan tak sudi kau berpangku tangan...

Bagaimana rahmatan lil alamin kau maknai??
Apakah dengan tebaran-tebaran kebencian..?
Apakah dengan memantikkan perselisihan berujung darah mengalir di bumi?
Ikhdinasshirothol mustaqim

Bengkulu, Januari 2018 

Itulah tadi puisi dari Irfan Dani, bener puitis banget kan?? nah bagi teman-teman yang ingin mengenal lebih dalam dengan beliau bisa langsung kontak di Ig : irfandani30, Facebook : Irfan Dani, Wa: 081539318101. 

Kemudian untuk teman-teman yang ingin karyanya di kenal oleh publik, jangan lupa dan jangan pernah bosan untuk mengirimkan karyanya ke kanal Unib Kita,atau bisa langsung kirim karyanya melalui email penulis di wijayantiastri38@gmail.com

Menulislah karena dengan menulis kita akan hidup.  Sekian dan terimakasih.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Puisi "Secarik Luka di Waktu Fajar" Oleh Irfan Dani Rating: 5 Reviewed By: Astri Wijayanti