Latest News
Thursday, 22 March 2018

Puisi "Kebenaran yang Ambigu Atau Kesalahan yang Ambigu Oleh Wisnu

www.brightside.com

UnibKita || Minggu, 18 Maret 2018. Kali ini penulis ada sebuah karya dari seorang mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Jurusan Ekonomi Pembangunan angkatan tahun 2016, siapa lagi kalau bukan Wisnu Gusmawan, bisa dibilang beliau sangat aktif dalam menulis, oleh karena itu ia memiliki inisiatif untuk mengirimkan karyanya ke Unib Kita. Langsung saja inilah dia karyanya yang sangat menawan CEKIDOT..


Kebenaran Yang Ambigu Atau kesalahan Yang Ambigu
Karya : Wisnu Gusmawan
Mempercayai akan sebuah hal memang hal yang mudah bagi kita, apalagi hal itu adalah suatu kebenaran. Pernah ku baca sebuah buku kebenaran itu tidak ada yang betul atau pun yang salah. Kebenaran dengan sudut pandang berbeda  atau bermacam pola pikir juga,tapi kebenaran adalah kebenaran milik sang Maha Kuasa.Tentu saja kebenaran ini adalah kebenaran mutlak tanpa penyalahan, toh yang milik sang Kuasa ilmu yang dimiliki pun tak dapat dilewati mahluk-Nya.
Kata Salah. Lawan kata benar adalah Salah, dengan menerapkan teori  kebenaran ternyata salah itu tidak ada yang salah, salah hanya hadir di saat kebenaran itu tidak dikatakan kebenaran. Kebenaran hanya ada pada sang Khalik, dapat dikatakan ke"salah"an-Nya (yang nama kesalahan) itu lah yang dinama kesalahan.
Lah yang jadi pertanyaan nih. Kebenaran dan kesalahan itu apa? Atau lebih tepatnya bagaimana  itu disebut kebenaran dan kesalahan? mahluknya boleh memakai kata kebenaran dan salah atau enggak? apakah boleh  menyuarakan kebenaran dan kesalahan?
Ternyata kebenaran hadir atas buah pemikiran seseorang secara subjektif  memaknai suatu hal yang diterima oleh khalayak umum, Soren Abyee Kierkegaard  berkata”Yang terpenting adalah mencari kebenaran menurut aku”. Perpindahan opini pribadi menjadi opini umum yang acuanya diterima oleh masyarakat, dapat dikatakan kebenaran. Kebenaran  itu relatif terhadap pemikiran bersama tak absolut menyeluruh tapi opini berubah menjadi kebenaran umum.
Perlu diketahui ilmu pengetahuan dasar dari kebenaran dan mahluk. Manusia merupakan  mahluk yang memiliki jiwa kebebasan. Mereka bebas beropini sesuka ria, contoh “Saya kemaren terbang dengan sayap’’dari kacamata orang lain hal ini hanya khayalan semata dan bisa dicap sebagai orang gila. Ruang penerimaan “Umum’’ tak membenarkan hal ini  dan ilmu pengetahuan objektif berusaha membenarkan bahwasanya ‘’Terbang"tu bisa menggunakan pesawat, terjun payung, parasut, roket dan lain-lain.
Bagian  kebenaran sang pencipta dan mahluk sangat lah berbeda. Pembatasannya hanya lah ruang penerimaan dan dimensi keilmuan yang dimiliki. Mahluk hanya berkutat dalam sebuah ruangan kecil mencari ujungnya terpentok dan selesai, sedangkan Sang Khalik Maha Benar, Maha luas tanpa Awal dan akhir
 Bengkulu, Maret 2018


Itulah tadi puisi dari Wisnu Gusmawan, bener puitis banget kan?? nah bagi teman-teman yang ingin belajar sama-sama membuat puisi dengan beliau bisa langsung kontak di Facebook : Wisnu Gyusmawan.
Kemudian untuk teman-teman yang ingin karyanya di kenal oleh publik, jangan lupa dan jangan pernah bosan untuk mengirimkan karyanya ke email unibkita@gmail.com atau bisa langsung kirim karyanya melalui email penulis di wijayantiastri38@gmail.com
Menulislah karena dengan menulis kita akan hidup.  Sekian dan terimakasih.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Puisi "Kebenaran yang Ambigu Atau Kesalahan yang Ambigu Oleh Wisnu Rating: 5 Reviewed By: Astri Wijayanti