Latest News
Tuesday, 13 February 2018

6 Tips Sukses Mengatasi Virus Kebaperan

cerita remaja.com
UnibKita.com || Berbicara mengenai Baper, sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga kita, kata baper sudah merakyat dikalangan pemuda-pemudi zaman sekarang. Sehingga membuat kita untuk lebih mudah membuat asumsi mengenai kosa kata yang satu ini. Baper itu sendiri sebenarnya adalah singkatan dari Bawa Perasaan, yang pemaknaannya itu lebih menekankan kepada aspek emosional seseorang yang cenderung negatif yakni galau yang berkelanjutan, sedih gak ketulungan dan mudah menyimpulkan suatu sikap atau perbuatan, orang seperti inilah yang sering terjangkit virus baper.

Sebagai sifat alamiah manusia yakni makhluk yang berperasaan bukan tidak mungkin ia bisa dengan mudahnya tergoncang emosinya dengan pemikiran-pemikiran yang negatif dan cenderung sukar untuk mendengarkan pendapat orang lain. Bahkan masalah yang kecil saja bisa dengan mudahnya kita besar-besarkan, hal tersebut bisa kita maklumi karena memang manusia tiada yang sempurna.

Melihat hal tersebut sebenarnya alasan utama kita mengapa sering kali merasa baper ialah karena kita hidup ini kurang bersyukur atau orang Islam menyebutnya sebagai Kufur Nikmat, lihatlah terkadang kita selalu berpikir bahwa hanya kita yang seringkali menjadi korban atas perlakuan seseorang, kita sering merasa bahwa kita diperlakukan tidak adil, dicampakkan, diabaikan, dan diasingkan. Seperti contoh ketika Anda membuka akun Facebook kemudian Anda menemukan foto teman Anda sedang berpesta ria bersama teman yang lainnya terlihat seakan begitu bahagia, lantas Anda merasa terasingkan dan disitulah Anda seakan menjadi seorang pecundang yang hanya berani menatap dibalik layar, padahal jika kita mau untuk melihat secara lebih dalam, mungkin akan Anda temui sisi yang berbeda, bisa jadi Anda itu orang yang tertutup dan selalu merasa iri hati dan sikap negatif lainnya, padahal sebetulnya banyak sekali orang yang menanti dan menyayangi Anda, oleh karena itu jangan sampai kita terlarut dalam virus kebaperan yang sudah akut.

Penulis punya sedikit tips untuk mengatasi rasa baper yang sedang menjamah peradaban umat manusia pada zaman sekarang, dan tips -tips ini saya peroleh dari hasil survey pada beberapa mahasiswa, dan kebanyakan dari mereka memberikan tips yang hampir sama namun sesuai dengan konteks dan keadaan. Cekidot.


Discover blog.com

1. Positive Thingking atau berpikir positif
     Yup benar sekali bepikir positif, karena apa? dengan berpikir positif maka hidup kita akan terasa lebih nyaman dan bahagia. Bayangkan saja jika setiap hari otak kita itu di gerumuli dengan pikiran yang negatif melulu, bukan tidak mungkin lama-lama kita akan terkena penyakit gila dan stres yang gak akan ada obatnya. Contoh teman kita membeli hp baru, kemudian kita dengan mudahnya menghina dan mencelanya, kita berprasangka buruk terhadapnya
 "Ahh.. Tejo itu orangnya suka pamer, jangankan hp baru, pacar baru ajah dia pamerin.. awas ajah nanti pulang kuliah gua mutilasi" 
      Nahhh...... bayangkan jika hal itu terjadi kepada kita? bukan tidak mungkin hal tersebut ujung-ujungnya malah menuntun kita menjadi seorang yang berpikiran keruh dan menjerumuskan kita dalam panasnya siksa api neraka. Bukankah sangat hebat pengaruh dari pemikiran yang positif terhadap hidup kita, maka dari itu budayakanlah pemikiran kita dengan hal-hal yang positif. maka insyaAllah segala hal yang positif senantiasa akan mendekat kepada kita. "Kun Fayakun"


Little angle wish.com

2. Sibukkan Diri Dengan Kegiatan Yang Positif 
    Nah tips yang selanjutnya ialah sibukkan diri dengan kegiatan yang positif, yah... benar sekali dengan menyibukkan diri dengan hal yang positif tentunya akan menuntun kita menjadi pribadi yang lebih bersahaja dan selalu enerjik dalam segala hal, sehingga hal itu akan mencegah penyakit kebaperan itu kambuh. Misalnya dengan mengikuti kajian yang bermanfaat, kemudian bisa juga dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, perbanyak membaca buku, atau bisa juga dengan bermain game, asalkan tidak melampaui batas karena segala sesuatu yang melampaui batas pasti tidak akan baik hasilnya.

3. Jangan Mudah Tertipu Oleh Kebaikan Orang Lain
    Benar sekali ini, karena dengan kita memiliki pendirian yang seperti ini, maka kita akan membangun benteng yang begitu kokoh dalam diri kita agar tidak mudah dirasuki oleh perasaan kegeeran dan ujung-ujungnya kita bakalan merasakan yang namanya kebaperan. 
    Misalnya Anda dekat dengan seseorang, dan setiap hari Anda berkomunikasi secara intens dengannya, Anda tanyakan bagaimana kabarnya, sedang apa? sudah makan apa belum? apa kesibukan? bahkan Anda seringkali meminta bantuannya dan ia pun selalu bersedia ketika anda meminta bantuannya. Nah karena saking seringnya hubungan semacam ini berlanjut maka yang Anda munculkan dalam benak Anda adalah seperti pepatah Jawa " Witing Tresno Jalaran Soko Kulino" karena kebiasaan Anda yang sudah bergantung padanya, maka muncul dalam benak Anda opini bahwa sepertinya ia memiliki perasaan terhadap Anda, dan setelah Anda jujur Anda ungkapkan perasaan Anda ternyata sebelum terucap kata itu Anda melihat ia membonceng orang lain.
     hmmm bisa dibayangkan bagaimana ekspektasi yang meleset wkwkw.... jleb,, bisa jadi Anda langsung pingsan, lantas Anda menyalahkan diri Anda sendiri, dan akhirnya Anda memutuskan untuk menjauhinya. Padahal dalam islam kita gak diperbolehkan untuk memutus tali silaturahim, oleh karena itu bersikap ajah sewajarnya. Misalkan ketika ia sedang tersenyum kepada Anda, jangan Anda anggap ia terpesona,, beh bukan itu semata karena ia ingin awet muda hehe... karena dengan murah senyum wajah kita akan terlihat begitu bercahaya, maksudnya bukan dikasih lampu lo ya wkwkw.... tapi ya intinya jangan mudah memberikan hati kamu yang begitu berharga itu kepada orang yang tidak seharusnya menerima.

4. Ikhlas Melakukan Sesuatu karena Allah
    Nah bisa dibilang inilah tips paling mujarab yang pernah ada terkhusus bagi orang yang menganut agama islam. Karena apa? dengan kita ikhlas, hati kita akan menjadi tenang dan selalu bersyukur. Kita melakukan sesuatu karena memang kita ikhlas melakukannya, bukan karena ada apa-apanya. Bayangkan ajah jika kita melakukan sesuatu untuk mengharapkan pamrih, maka hal itu akan menjadikan kita manusia yang benar-benar tercoreng akhlaknya lantaran kelalaiannya. Yakinlah sebaik-baiknya manusia adalah ia yang bermanfaat bagi yang lainnya.

5. Perbanyak Ibadah
    Dengan memperbanyak ibadah kepada Tuhan kita tentunya akan menjauhkan diri kita dari hal-hal yang negatif, Kita akan belajar bagaimana memahami karakter setiap manusia, kita akan belajar bagaimana menjalani kehidupan yang terkadang begitu rumit ini dengan segala pengalaman yang telah kita dapatkan untuk kemudian kita adukan kepada Tuhan melalui doa, yang nantinya akan melakirkan sikap kedewasaan. Misalnya Anda memiliki kebiasaan berpacaran, bermesra-mesraan dengan lawan jenis, main gelap-gelapan, main mata, main hati, akhirnya terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan seperti hamil diluar nikah dll. Naudzubillahhimindzalik jangan sampai. Dalam islam kita telah mengenal al-quran sebagai pedoman hidup kita, disitulah pusat dari segala sumber ilmu, pusat perkembangan peradaban, dan tentunya juga mengenai kebaperan ini. Mungkin Anda pernah membaca surat Al Isra Ayat 32 
yang artinya " Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk" 
oke kita telaah kembali ayat ini, begini kita mendekati Zina ajah gak boleh ya kan? apalagi sampai kita melakukan? sungguh ia berada di jalan yang buruk. oleh sebab itu marilah kita perbanyakan ibadah, jangan sampai hati kita ini tercemari oleh virus kebaperan yang akhir-akhir ini sedang marak dibicarakan.

6. Fokus Masa Depan
    Nah tibalah kita pada tips yang terakhir yakni fokus ke masa depan. yup benar sekali karena dengan kita fokus akan cita-cita dan impian kita maka insyaAllah pikiran-pikiran yang bersifat negatif itu akan sukar merasuki jiwa kita. Sekarang begini ajah kita logika kan, untuk apa sih kita itu baperan? apa coba untungnya? apakah bermanfaat untuk hidup kita? apakah dengan baper akan menjamin kecerahan masa depan kita? apakah dengan baper segala yang anda inginkan akan terwujud dengan mudahnya? jawabannya adalah ada pada diri Anda sendiri, tetapi saya yakin bahwa nurani Anda pasti akan berteriak dan menolak berkata TIDAK bukankah begitu?
Masa depan adalah milik orang yang rela berkorban dan berjuang sampai titik darah penghabisan, dan tidak akan pernah menyerah serta berhenti sebelum Tuhan berkata "Waktunya Pulang". jangan Anda sia-siakan hidup Anda untuk sesuatu yang tidak berguna, apalagi sampai melakukan suatu perbuatan maksiat yang nantinya akan merusak moral kita, dan nantinya akan merambah dan menular kepada orang-orang terdekat anda, JANGAN!!!!!... 
Beranilah bermimpi sebesar mungkin, jangan pernah merasa kerdil ketika orang lain mencemooh mimpi Anda, jangan pernah berhenti bermimpi, teruslah bermimpi melewati batas-batas yang ketika orang melihat Anda, maka ia akan berkata "Kau sungguh luar biasa". Jangan pernah Anda merasa menyesal karena telah melewatkan masa-masa muda Anda dengan perjuangan ini, atau anda terlihat begitu berbeda dengan yang lainnya. jangan pernah merasa berkecil hati. Sepedih-pedihnya hidup ialah ketika penyesalan itu datang menghampiri. 

Itulah tadi tips-tips yang dapat saya berikan melewati hasil survey yang begitu signifikan, semoga dengan diterapkannya tips tersebut dapat membuat perubahan dari yang baperan maka tingkat kebaperannya menjadi berkurang. segala sesuatunya mesti berproses, tidak langsung semena-mena berubah. Bertahap itulah yang diutamakan. Teruslah memperbaiki diri, bentengi diri dengan iman, InsyaAllah akan sempurna hati kita tersirami oleh cinta kasih Tuhan yang maha Esa. (Astri)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: 6 Tips Sukses Mengatasi Virus Kebaperan Rating: 5 Reviewed By: Astri Wijayanti