Latest News
Saturday, 18 November 2017

Cerita Seru Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Tim Universitas Bengkulu 2017

Unibkita.com || Dua puluh lima peserta Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Tim Universitas Bengkulu 2017 melakukan pengabdian di Pulau Enggano. Ekspedisi ini dilakukan pada 13-24 Oktober. Ini adalah program Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia yang bertujuan untuk mengenali pulau-pulau pilihan yang masuk dalam 3T yakni terluar, terdepan dan terpencil.


Selama 12 hari, 25 orang peserta ENJ menjejakkan kaki di Pulau Enggano. Rentan usia peserta mulai 19-23 tahun yang merupakan mahasiswa Universitas Bengkulu. Sebelumnya mereka harus melewati pemilihan berkas dan tahap seleksi sebelum mengikuti ENJ.

Dalam kegiatannya peserta ENJ memberikan sosialisasi yang terkait dengan Pendidikan, Lingkungan, Kesehatan dan Sosial Ekonomi Pariwisata (SosEkPar). Di bidang Pendidikan, peserta ENJ mempunyai tiga program yaitu ENJ Mengajar, ENJ Mengaji dan Mahakarya Seni Enggano.

Program ENJ Mengajar dilakukan dengan memberikan wawasan kemaritiman, kelas inspiratif dan sharing. Program ini dilakukan di enam desa yakni Desa Kahyapuh, Ka’ana, Malakoni, Apoho, Meok dan Banjar. Program ini dilakukan terhadap siswa SD, SMP dan SMA sedangkan ENJ Mengaji dilakukan setiap sore di Masjid Desa Malakoni. Kemudian Mahakarya Seni Enggano dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober. Mahakarya ini menjadi wadah untuk siswa di Pulau Enggano berkreasi dengan penampilan seni tari, paduan suara dan sebagainya.




Di bidang Lingkungan, peserta ENJ melakukan penanaman pohon cemara, ketapang dan mangrove di pesisir pantai. Peserta ENJ juga melakukan sosialisasi cinta lingkungan terhadap siswa SD untuk menanamkan cinta lingkungan sejak usia dini dengan menggunakan media poster.




Di bidang Kesehatan, peserta ENJ melakukan sosialisasi HIV/AIDS terhadap siswa SMA serta sosialisasi cara hidup sehat terhadap siswa SD. Peserta ENJ juga melakukan penanaman tanaman cabe di Balai Desa Malakoni.



Di bidang SosEkPar, peserta ENJ melakukan bazar pakaian layak pakai hasil donasi terhadap masyarakat yang layak menerimanya di daerah transmigrasi Desa Malakoni. ENJ juga melakukan wawancara dengan masyarakat Transmigran Desa Malakoni yang memiliki usaha kreatif yaitu memproduksi pisang yang diolah menjadi astor, dodol dan pisang salai serta kue kering lainnya.




Sebanyak tujuh orang peserta ENJ juga melakukan Ekspedisi di Goa Jangkar yang terletak di hulu Sungai Dusun Jangkar, Desa Malakoni. Panjang Goa Jangkar masih belum diketahui dan memerlukan waktu sekitar 4 jam untuk keluar dari goa ini. Goa Jangkar merupakan surga bawah tanahnya Enggano karena dihiasi banyak stalaktit dan stalakmit di dalam goa. Selain itu posisi goa yang dialiri air juga menambah keindahan goa. Tetapi jalan menuju goa sedikit terjal sehingga hanya dapat dilalui dengan sepeda motor dan jalan kaki. Hal lain yang mempengaruhi juga adalah cuaca jika cuaca tidak mendukung seperti hujan makan tidak dapat memasuki goa karena air akan memenuhi goa dan dapat terseret arus air. Disarankan juga untuk tidak menelusuri goa ini sendirian karena banyak cabang di goa ini yang buntu sehingga akan memakan waktu yang lama untuk keluar.





ENJ tak hanya memberikan sumbangsih berupa pengabdian tetapi ENJ juga bertujuan untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Pulau terluar Indonesia agar diketahui oleh orang banyak. Pulau Enggano salah satunya dengan destinasi wisata yang indah serta potensi laut yang besar dan keramahan penduduknya yang terbuka menerima keberadaan orang asing. Perjalanan ke Pulau Enggano takkan terlupakan sekalipun telah berlalu. (Se)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Cerita Seru Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Tim Universitas Bengkulu 2017 Rating: 5 Reviewed By: septi septiani