Latest News
Friday, 25 March 2016

Demokrasi Semakin Dikekang, BEM SI se-Sumbangsel Aksi di Bengkulu

UnibKita.com|| Kegiatan Rakerwil BEM SI tahun 2016 ini diselenggarakan di Bengkulu dari tanggal 20-25 maret 2016, dengan Unib sebagai tuan rumahnya. Jumlah Delegasi yang ikut serta dalam kegiatan ini berjumlah 25 orang yakni dari Universitas Sriwijaya, Politeknik Negri Lampung, Universitas Jambi, Stikes Bina Husada Palembang, Universitas PGRI Palembang, Akademi Kesehatan Lingkungan Palembang, dan turut dihadiri Pengurus Pusat Forum Perempuan BEM SI dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Depok.

Forum Perempuan di ruang IV Gedung Rektorat UNIB 21 maret 2016

Kegiatan Diskusi Rakerwil di Mess UNIB, 21 maret 2016


Kegiatan Diskusi Rakerwil di Gedung PKM 21 Maret 2016

Kegiatan RAKERWIL (Rapat Kerja Wilayah) pada tanggal 21 maret 2016 diadakan di Ruang rapat Utama Rektorat. Kegiatan Rakerwil yakni mengkaji ulang kebijakan pemerintah dan beberapa isu -isu politik yang saat ini merugikan kalangan masyarakat.  Dalam kegiatan Rakerwil ini bukan hanya petinggi-petinggi dari BEM saja yang melakukan kegiatan diskusi, adapula Forum perempuan yang ikut andil dalam mengkaji mengenai masalah kebijakan pemerintahan saat ini, dan dihadiri juga oleh koordinator Forum perempuan dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Depok. Para peserta Rakerwil tampak sangat antusias dan kritis dalam kegiatan diskusi ini berlangsung. hingga mereka terus berdiskusi sampai hampir larut malam di Mess UNIB.  Rakerwil ini terus berlanjut, pada tanggal 21 Rakerwil di Gedung PKM UNIB pada pukul 08.00.

Penandatanganan Ultimatum Oleh Presma BEM SI se-Sumbagsel
Beberapa Hasil dari Rakerwil ini antara lain, "Ultimatum Demokrasi" demokrasi yang berisikan 5 point gagasan yakni :
  1. Mengritik keras Aksi represif pemerintah/birokrat terhadap elemen gerakan mahasiswa/masyarakat dalam penyampaian pendapat didepan umum
  2. secara tegas menolak adanya pejabat publik yang antikritik baik dilingkungan pemerintahan maupun birokrasi kampus
  3. mendesak aparat pemerintahan membuka kran demokrasi seluas-luasnya dalam menjaring aspirasi masyarakat terutama melalui forum-forum dialog yang diplomatis
  4. mencekal oknum media yang tidak independen, sehingga bungkam terhadap aksi-aksi yang dilakukan elemen gerakan mahasiswa atau masyarakat
  5. mengajak seleruh elemen bangsa untuk memberikan dukungan solidaritas terhadap para aktivis yang ditangkap selepas aksi-aksi demonstrasi yang mereka lakukan
dan pembahasan isu-isu sebagai berikut :
  • Isu Lingkungan 
kebakaran hutan yang sudah menjadi momok setiap tahunana beberapa daerah sudah mulai mulai membenahi dan Gubernur sudah berjanji bahwa asap tidak akan terulang lagi
  • Isu Pertanian
Harga Karet dan sawit yang merosotjauh kebawah yang membuat petani semakin menjerit
  • Hak Berdemonstrasi
Hak berdemokrasi di bungkam hak untuk berpendapat, sulitnya bertemu dengan pejabat  bahkan diintervensi oleh polisi bagaikan penjahat negara

dari ke tiga isu tersebut dibuat beberapa eskalasi mulai dari Rumusan kajian kemudian audersi, Hiring kinerja aksi turun ke jalan. "Semoga  apa yang telah dirumuskan dalam rakerwil kali ini bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat", harap Bayu Pratama Selaku Mentri Polkastrat BEM KBM UNIB. dan Pelaksanaan Rakerwil tahun 2017 akan dilaksanakan di Universitas Jambi.

Puncak kegiatan Rakerwil ini adalah Aksi damai yang dilakukan oleh Mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI se-Sumbangsel yang dilaksanan di Simpang Lima Jl. Suprapto, Kecamatan Ratu samban, Kota Bengkulu pada pukul 10.00. Salah satunya adalah penyampaian "Ultimatum Demokrasi" yang di tanda tangani oleh Wakil tiap delegasi BEM SI se-Sumbangsel 


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Demokrasi Semakin Dikekang, BEM SI se-Sumbangsel Aksi di Bengkulu Rating: 5 Reviewed By: Yan Zahara